Pages

Selamat Datang di Websiter etanal

Kamis, 01 Juni 2017

Ganda Putri Indonesia Mengejutkan di Kejuaraan Tenis Meja Dunia


Medan - Ganda putri Indonesia, Lilis Indriyani dan Gustin Dwijayanti, lolos ke-32 dunia besar setelah berhasil mengalahkan lawannya dari Puerto Riko, Adriana Diaz dan Melanie Diaz dengan skor 4-2 di Kejuaraan Tenis Meja Dunia, World Table Tennis Championship (WTTC) 2017 di Dusseldorf Jerman, yang berlangsung 29 Mei sampai 5 Juni 2017.

Prestasi Srikandi Indonesia ini kembali membawa sejarah karena mengembalikan rekor lama tim nasional ganda putri sekitar 20 tahun lalu, Rossy-Ling Ling, yang pernah menduduki peringkat tersebut. Pasangan Lilis-Gustin diharapkan berhasil lolos dalam memperebutkan perdelapan final melawan (16) besar dengan menghadapi juara dunia tenis meja dari Tiongkok, Liu Shiwen dan Ding Ning.

"Kami bersyukur karena atlet nasional kita berhasil meraih prestasi. Namun, kami minta atlet berprestasi ganda putri jangan berbangga dulu atas pencapaian tersebut. Sebab, Sea Games 2017 tinggal tiga bulan lagi," ujar Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PP PTMSI), Komjen Pol (Purn) Oegroseno melalui siaran persnya yang diterima SP, Rabu (31/5) malam.

Oegroseno mengatakan, lawan berat yang dihadapi tenis meja Indonesia dalam ajang Sea Games 2017 mendatang. Namun, semua bisa dilalui jika seluruh atlet, pelatih maupun manajer bisa berlatih lebih keras lagi. Atlet tenis meja diharapkan bisa mengharumkan Indonesia di ajang tersebut. Apalagi, lawan yang dihadapi juga masuk 32 besar seperti, Singapora, dan Thailand.

"Untuk tenis meja ganda putra Indonesia, Ficky Supit-Bima Abdi Negara memang belum beruntung, sebab berada pada posisi 128 terbaik setelah dikalahkan Saudi Arabia dengan skor 0-3. Kekalahan ini diharapkan bisa dijadikan motivasi dalam meningkatkan strategi permainan, utamanya untuk dapat meraih prestasi di ajang selanjutnya," katanya.

Menurut Manajer Tim Indonesia, Hanif Tusjdi, PP PTMSI sudah mempersiapkan atlet nasional dalam menghadapi Sea Games mendatang. Untuk memantapkan kejuaraan tersebut, PP PTMSI akan mengirimkan atlet terbaik untuk melakukan latih tanding dengan atlet - atlet terbaik di Tiongkok. Hanif merasa optimistis bahwa atlet tenis meja nasional bisa meraih prestasinya.

"Atlet yang dikirim hanya membutuhkan mental bertanding. Untuk permainan tidak diragukan lagi. Misalnya, pasangan Lilis Indriyani/Gustin Dwijayanti menghadapi ganda Kolombia, Paula Medina/Angel Umbacia menang 3-1. Kemudian pada babak kedua, berhasil menaklukkan ganda kuba 3-0. Mereka memiliki mental bertarung, apalagi mengalahkan ganda unggulan dari Puerto Rico, Adriana Diaz dan Melanie Diaz dengan skor 4-2," sebutnya.

sumber : http://www.beritasatu.com

0 comments:

Posting Komentar

idhostinger

Hosting Gratis