Pages

SELAMAT DATANG DI WEBSITE ETNANAL

Minggu, 17 Mei 2015

Kapuas Runer Up Beregu Veteran Putra Gubernur Cup 2015

Palangka Raya (16/5) perjuangan tim beregu veteran Kapuas yang terdiri dari (Mardiyanto, Fahrianto dan Bihing) kandas di partai puncak setelah menyerah 0 - 3 dari tuan rumah Palangka Raya. Pada partai pertama Mardiyanto menyerah 1 - 3 atas Samani, Partai Kedua Fahrianto kalah 0 - 3 atas Rahmani dan pada partai ketiga pasangan Fahrianto/Bihing menyerah atas pasangan Rahmani/Agustiansyah (0-3)

Dalam kurun 3 tahun berturut turut Kapuas selalu kalah lawan Palangka Raya di partai Final namun kekalahan tahun ini dari sisi jadwal pertandingan sangat mengecewakan. Jadwal final yang semestinya dilaksanakan tanggal 15-05-2015 jam 19.00 WIB. Setelah menunggu sampai jam 21.00 belum juga main, tiba-tiba panitia mengumumkan jadwal diundur tanggal 16-05-2015 jam 13.00 Wib.

Namun ternyata pagi hari semua jadwal berantakan. Pertandingan tunggal pemula dan yunior putra yang semestinya bertanding jam 09.00 sekitar jam 12.00 Wib baru bisa bertanding. Hal ini tentu mempengaruhi jadwal partai final beregu veteran yang semestinya main jam 13.00 wib kembali diundur menjadi jam 19.00. Dan pada akhirnya sekitar jam 21.30 partai final veteran putra Kapuas vs Palangka Raya baru bisa dipertandingkan.

Catatan admin dari arena pertandingan, yang membuat jadwal berantakan adalah rangkap tugas pemain tuan rumah sebagai panitia pertandingan dan sebagai panitia Musprov.

Dengan 3 tugas (pemain, panitia pertandingan, panitia Musprov) yang menyatu tersebut tentunya membuat kegiatan pertandingan di hari ketiga berantakan. hal tersebut berimbas pada jadwal molor sampai berjam-jam. Karena pada hari ketiga bersamaan dengan dilaksanakannya Musprov di tempat yang terpisah. Sehingga sampai jam pertandingan di hari ketiga (09.00 Wib) tidak satupun panitia ada di arena pertandingan. Penundaan pertandingan tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

Setelah sekitar jam 12, Salah satu Panpel berbicara di microphone,  "mohon maaf atas keterlambatan dan pertandingan segera dilanjutkan".

"Sebenarnya hal tersebut tidak perlu terjadi karena di Palangka Raya  banyak pakar tenis meja. Mengapa tidak di bagi tugas siapa yang ditugaskan memimpin pertandingan? siapa yang ditugaskan sebagi atli? siapa yang ditugaskan di musprov?", kata pelatih dari Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Semoga ke depan pelaksanaan pertandingan Tenis Meja di Kalimantan lebih baik. Jaya Tenis Meja Kalimantan Tengah.

 

0 komentar:

Posting Komentar

idhostinger

Hosting Gratis